Fashion

Technology

Fashion

Recent Posts

Sat Narkoba Polresta Palembang Tangkap Kurir Sabu Satu Kilogram

Sat Narkoba Polresta Palembang Tangkap Kurir Sabu Satu Kilogram

October 18, 2017 Add Comment

Sat Narkoba Polresta Palembang Tangkap Kurir Sabu Satu Kilogram Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB S.ik,SH,MH Saat mengelar Press realease Narkotika dengan tersangka Aping dan barang bukti 1 kg Sabu
Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang pimpinan Kasat Narkoba Kompol Ahmad Akbar,  berhasil meringkus seorang diduga pengedar atau kurir narkoba jenis sabu kelas kakap di kota Palembang.
Tersangka Pengedar tersebut yakni H alias Aping (59), warga jalan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Palembang.

Dari tangan Aping petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 10 paket narkotika jenis sabu, masing-masing seberat 100 gram, berat bruto keseluruhan 1 kilogram yang saat itu dibungkus dengan bungkus Indocafe Cappuccino.

Polisi juga menyita 1 unit sepeda motor dan 1 unit HP milik pelaku yang digunakannya untuk bertransaksi.

Informasi yang dihimpun, ditangkapnya Aping berawal dari adanya informasi warga yang mengatakan akan ada transaksi narkoba jenis sabu di kawasan Jalan Ariodillah Kelurahan 20 Ilir Kecamatan IT-I, Palembang.

Setelah diendus dan dilakukan penyelidikan hampir dua minggu, saat Aping hendak bertransaksi dan sudah mengambil barang tersebut dari seseorang yang juga mengedar, MS (50) (DPO), petugas pun langsung
meringkusnya.

Pelaku kita ringkus, berawal dari adanya laporan warga akan ada transaksi narkoba, kemudian kita langsung menyelidikan

Diduga pelaku ini merupakan pengedar kelas kakap yang ada di Palembang. Dan akan terus kita dalami karena saat transaksi masih ada satu pelaku yang kabur, namun namanya sudah kantongi”
Kapolresta palembang KBP Wahyu bintono HB S.ik,SH,MH berpesan kepada masyakarat untuk terus perangi narkoba. Bagi siapa pun yang melihat dan mengetahui adanya transaksi narkoba silakan melaporkan kepada pihak yang berwajib. .



from Berita Polisi http://ift.tt/2gk2SX5
via IFTTT
Kapolres Mojokerto: Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Meningkat

Kapolres Mojokerto: Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Meningkat

October 18, 2017 Add Comment

 detik.inMojokerto | awal pekan minggu kedua di bulan Oktober ini Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos S.I.K MH. Mengambil arahan dalam apel pagi Senin (16/10/17) sekitar pukul 08.00 di lapangan apel besar Polres Mojokerto Jl Gajah Mada No.99 Kec Mojosari Kab Mojokerto.

Dalam arahan singkat nya yang di hadiri sekitar sepertiga kekuatan Polres atau sekitar 300 personil secara bangga Kapolres menyampaikan, “Dari hasil penghitungan lembaga survey terhadap tingkat kepercayaan publik lembaga lembaga negara dalam hal ini Polri menduduki peringkat ke 4 tertinggi atau sekitar 78% melonjak drastis Setelah sebelum nya pada awal tahun 2017 silam Polri sempat terpuruk dengan menduduki peringkat 5 terbawah”. Tegas AKBP Leo.

Di tambahkan nya bahwa, “Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bapak Presiden RI, Bapak Ir.H. dalam Apel Kasatwil Polri tahun 2017 di Akpol Semarang pada 9 Oktober kemarin. Ini menjadi semangat dan motivasi buat kita jajaran kepolisian untuk terus menjaga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dengan bertugas secara profesional menjadi garda terdepan dalam menjaga harkamtibmas. (dwa)



from DETIK INDONESIA http://ift.tt/2x4P0Ha
via IFTTT
October 18, 2017 Add Comment

banjar.kalsel.po, Polres Banjar – Polsek Martapura Kota melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Jawa, Brigadir Irwan Susiawan melaksanakan patroli gabungan tiga pilar, Rabu (18/10/2017) pukul 10.00 wita. Patroli ini dimaksudkan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban diwilayah Martapura khususnya Kelurahan Jawa.

Bersama Lurah Jawa, Hathayerin, S.H., dan Babinsa Serda Budianto, patroli tiga pilar ini terlihat melintas di Jalan Samadi Rt. 01 Rw. 01 Kelurahan Jawa Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Saat berada di simpang tiga pasar Martapura, antara Jalan Samadi dan Jalan Melati, tiga pilar Kelurahan Jawa ini menerima masukan dan keluhan warga sekitar akan banyaknya tumpukan sampah disekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

“Tolong Pak ditangani, disini banyak sekali sampah yang menimbulkan bau tak sedap yang sangat mengganggu kami bahkan bisa dikatakan jorok,” ucap Brigadir Irwan menirukan ucapan salah seorang warga yang saat itu mendatanginya.

Memang benar, seperti yang terpantau dilapangan, meskipun sudah ada papan besar yang bertuliskan“Dilarang keras membuang sampah disepanjang jalan ini”, namun tumpukan sampah tetap menggunung bahkan tepat dibawah papan larangan tersebut. Tidak hanya sebatas larangan membuang sampah, pada papan tersebut juga tercantum sanksi bagi siapa yang melanggar sesuai dengan Perda Kabupaten Banjar No. 04 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Sampah.

Hal ini sempat membuat pusing dua Ketua Rukun Tetangga yang daerahnya berbatasan bahkan termasuk dalam tempat pembuangan sampah liar tersebut. Seperti hal yang diungkapkan oleh Ketua RT.01 RW.01, Saifullah, dirinya bahkan sudah sangat sering mengingatkan dan menegur secara langsung agar tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga : Polsek Martapura Kota Berikan Sosialisasi di Desa Indrasari

“Saya sudah sering mulai dari sebatas menghimbau, mengingatkan hingga menegur secara langsung apabila ada yang kedapatan membuang sampah disini,” kata Saifullah.

Namun sepertinya hal tersebut sama sekali tidak digubris oleh kebanyakan oknum yang tidak patuh akan peraturan tersebut sehingga masalah sampah ini menjadi polemik tersendiri bagi dirinya dalam memimpin Rukun Tetangga.

Masih menurut Ketua RT, bahkan ketika hujan turun bisa menyebabkan sampah berhamburan disepanjang jalan dikarenakan saluran pembuangan mampet tertutup sampah.

Informasi yang berhasil dihimpun Humas Polres Banjar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Jawa, bahwa kebanyakan orang yang membuang sampah di daerah tersebut bukan merupakan warga setempat namun warga luar hingga para pedagang keliling yang biasa menggunakan sepeda motor.

Menindak lanjuti hal tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Lurah dan Babinsa sepakat melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan sampah hingga got dan gorong-gorong disana.

“Sebelum masalah sampah ini berkembang pesat menjadi gangguan Kamtibmas yang nyata, maka kami tiga pilar Kelurahan Jawa bersepakat untuk bergotong royong membersihkan lingkungan ini,” ucap Brigadir Irwan.

“Rencana kegiatan kerja bakti ini akan kami laksanakan pada hari Sabtu (21/10/2017) pagi yang melibatkan warga dua RT yakni RT.01 RW.01 dan warga RT.02 RW.01 serta dukungan dari Koramil dan Polsek Martapura Kota,” jelas Brigadir Irwan



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2gNV5BB
via IFTTT
pemilik koper mencurigakan di pos penjagaan Markas Polda Metro Jaya diketahui sudah 6 hari tinggal di Jakarta

pemilik koper mencurigakan di pos penjagaan Markas Polda Metro Jaya diketahui sudah 6 hari tinggal di Jakarta

October 18, 2017 Add Comment

Hairulanuar, WN Malaysia pemilik koper mencurigakan di pos penjagaan Markas Polda Metro Jaya diketahui sudah 6 hari tinggal di Jakarta. Sebelum meninggalkan tasnya, Hairul diajak mengamen.

“Dia katanya sudah enam hari di sini,” kata Wakil Kepala Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kompol Sulistyo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Tas ransel dan koper yang ditinggalkan Hairulah itu baru diketahui petugas jaga sekitar pukul 10.30 WIB. Saat tim Gegana mengidentifikasi tas tersebut, Hairulanuar kembali ke pos dan mengklaim tas tersebut.
Seorang anggota Resmob Polda Metro Jaya yang enggan disebutkan namanya mengatakan pria itu sudah berada di pos jaga pintu 3 Markas Polda Metro Jaya sejak pukul 08.00 WIB. “Dia berdua sama orang Malaysia juga, terus diajak ngamen sama pengamen. Saya sampai nyari ke Blok M,” kata anggota tersebut.

 

Hairulanuar selanjutnya dibawa ke Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan diinterogasi. Sementara barang-barang yang ada di dalam tasnya diperiksa setelah dinyatakan aman dan tidak terdapat benda yang mencurigakan.

“Isinya itu banyak batu-batuk akik, ada buluh perindu juga,” terang anggota Resmob lagi.

Entah bagaimana Hairulanuar bisa berada di pos jaga dan meninggalkan tasnya, belum diketahui. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hal itu.



from Berita Polisi http://ift.tt/2xMJrg2
via IFTTT
Pengosongan rumah pensiunan pegawai PJKA

Pengosongan rumah pensiunan pegawai PJKA

October 18, 2017 Add Comment

Pengosongan rumah pensiunan pegawai PJKA di Madiun diwarnai adu mulut. Rumah yang dihuni Sukarno (70) di Jalan Sukokarya 109 Madiun, ini dikosongkan PT Daop 7 karena tidak mau membayar uang sewa Rp 2,3 juta/tahun.

“Ini penertiban rumah perusahaan yang disewa tapi rata-rata tidak mau bayar. Seharusnya sudah harus dikosongkan sejak 5 September 2017. Karena sudah kita kasi waktu tidak di indah kita terpaksa kosongkan paksa,” jelas Supriyanto, Humas PT KA Daop 7 Madiun di lokasi, Rabu (18/10/2017).

Menurutnya kontrak terakhir pembaruan tahun 2014 keluarga Sukarno berakhir September 2016. Dengan harga sewa rumah Rp 2,3/tahun belum terbayar selama setahun. Rumah yang awalnya dikontrak Sukarno ditempati anaknya, Dadang (40) dan istrinya.

Kepada detikcom, istri Dadang yang tidak mau disebut namanya membantah jika nilai kontrak hanyaRp 2,3/tahun. Ayahnya mengontrak dengan nilai Rp 8 juta/tahun.

“Ayah saya membayar Rp 8 juta per tahun dan memang belum bayar karena belum bisa membayar,” jelas Istri Dadang dengan kesal.

Dalam pengosongan rumah, warga tampak adu mulut dengan petugas. Warga menolak mengosongkan rumah karena sudah puluhan tahun tinggal di aset milik negara tersebut.

“Kita mengacu pada UU No 72 tahun 1957 tentang penetapan UU Darurat no 10 tahun 1955 tentang penjualan rumah-rumah negeri kepada pegawai negeri sebagai undang yang mana rumah negara bisa ditempati atau bisa dimiliki oleh penghuni,” jelas Yatno (47), warga setempat yang ikut prihatin atas pengosongan tersebut.

Sementara dalam eksekusi ini, Kapolresta Madiun AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan menerjunkan 200 personel gabungan. “Polri 125 brimob 39 atau 1 peleton TNI 10 dan lainnya Polsus KA sekitar total hampir 200 anggota untuk pengamanan,” jelas Kapolresta Sonny kepada wartawan di lokasi.

Pantauan detikcom petugas PT KA Daop 7 Madiun dibantu petugas polri mengeluarkan semua barang-barang milik keluarga Dadang menggunakan 3 truk untuk dibawa ke rumah neneknya, di Magetan.



from Berita Polisi http://ift.tt/2ywn4Pz
via IFTTT
Polisi rilis kasus prostitusi di Aceh

Polisi rilis kasus prostitusi di Aceh

October 17, 2017 Add Comment

Personel Satreskrim Polres Lhokseumawe mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan wanita muda di Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh. Petugas berhasil menangkap lima tersangka bersama barang bukti kondom serta uang tunai yang diduga hasil transaksi rumah bordir tersebut.

Kelimanya adalah CB (26) dan CL (33) sebagai mucikari warga Muara Dua. Wanita penghibur adalah AM (21) warga Banda Sakti sementara pria hidung belangnya adalah DA (30), warga Lapang dan KH (30) warga Muara Dua.

Pengungkapan mereka berawal dari informasi masyarakat bahwa di sebuah rumah di kawasan Kecamatan Muara Dua kerap dijadikan tempat perdagangan orang. Melalui informasi itu, personel yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu langsung melakukan penyelidikan dengan berpura-pura menyaru sebagai pelanggan.

Kita melakukan penyelidikan. Kasat Reskrim turun langsung menyaru dengan berpura-pura sebagai pelanggan. Menelpon mucikarinya dan melakukan negosiasi harga hingga kemudian mengatur strategi penangkapan,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, Selasa (17/10/2017).

Tim yang menyamar sepakat dengan mucikari untuk memesan dua orang wanita seharga Rp 1,1 juta untuk sekali kencan. Kemudian, Polisi yang menyamar menemui tersangka (mucikari) di sebuah rumah di Kecamatan Muara Dua, Selasa (17/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Di dalam rumah tersebut sudah ada dua orang wanita muda yang telah disediakan, termasuk ada dua kamar yang khusus dijadikan tempat persetubuhan.

“Tim di dalam sudah siap. Selanjutnya personel lainnya langsung melakukan penggerebekan. Berhasil menangkap dua mucikari, dua pria hidung belang dan satu wanita penghibur sementara satunya lagi berhasil kabur,” sebut Hendri.

Barang bukti yang kita amankan satu HP, dua buah kondom, uang tunai Rp 800 ribu dan sebilah samurai. Mereka akan dikenakan UU No 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Qanun Aceh No 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat



from Berita Polisi http://ift.tt/2yxx9ft
via IFTTT
Beda Kecemasan Dan Ketakutan Yang Kronis Berikut Cara Mengatasinya

Beda Kecemasan Dan Ketakutan Yang Kronis Berikut Cara Mengatasinya

October 17, 2017 Add Comment

Ade, Detik.in – Dalam pandangan umum, kita sering mengatakan cemas untuk rasa takut, atau sebaliknya. Lalu sebenarnya, bagaimana kita membedakan atara cemas dan takut.

 

Sebenarnya ada perbedaan mendasar ketika kita berbicara tentang suatu kondisi yang disebut cemas. Cemas adalah ketakutan yang tidak didasari oleh adanya sumber ketakutan yang jelas. Dalam berbagai buku dikatakan bahwa kecemasan lebih bersifat irasional, sedangkan takut bersifat rasional karena obyek yang ditakutinya ada. Beberapa orang yang mengalami kecemasan mungkin tidak setuju karena banyak pasien saya yang mengatakan bahwa mereka cemas akan sesuatu, misalnya sakit atau menderita penyakit berat. Pada hakikatnya, hal ini lebih disebut takut. Namun, ketika kondisi ketakutan tersebut bersifat irasional karena si pasien tersebut tidak mampu menjelaskan bagaimana perasaan takut tersebut, maka kecemasan lebih cocok disematkan pada kondisi demikian.

 

 

Takut penyakit berat

 

Seseorang yang mengalami gangguan kecemasan dengan gejala fisik atau somatik lebih sering mengeluh dirinya mengalami ketakutan akan menderita sakit berat. Tidak heran pasien biasanya berulang kali memeriksakan dirinya karena keluhan-keluhan fisik yang timbul dan dirasakan pasien. Padahal, kondisi ini kebanyakan tidak didasari oleh adanya masalah fisik. Ketakutan akan menderita sakit ini yang banyak dialami oleh pasien gangguan kecemasan tipe panik dan tipe menyeluruh.

 

Kebanyakan yang mengeluh takut menderita sakit berat biasanya mengalami gangguan fisik yang dimanifestasikan dalam gejala fisik berkaitan dengan fungsi saraf otonom. Tidak heran keluhannya biasanya berkisar antara lambung, paru, dan jantung. Rasa sensasi tidak nyaman di organ-organ tersebut sering kali memicu ketakutan yang lebih besar dan pikiran otomatis yang mengarah ke ketakutan akan menderita penyakit yang lebih berat.

 

Obsesif kompulsif

 

Walaupun dalam kasus-kasus yang terjadi pada mereka yang mengalami gejala fisik seperti gangguan kecemasan panik dan menyeluruh berbeda dengan gangguan cemas obsesif kompulsif, namun penderita gangguan cemas panik dan gangguan cemas menyeluruh sering kali juga mempunyai karakter seperti pasien obsesif kompulsif. Obsesif kompulsif adalah kecemasan akan terjadinya suatu hal yang buruk secara berulang ulang. Jika seseorang mengalami gejala seperti demikian, sebaiknya dia segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut

 

Walaupun sesungguhnya penderita gangguan kecemasan sendiri sering kali memang mempunyai dasar kepribadian obsesif kompulsif. Dari hasil laporan penelitian menyebutkan bahwa orang-orang perfeksionis, persisten, dan konsisten serta sulit menerima kenyataan adalah kelompok yang rentan terhadap gangguan kecemasan daripada kelompok orang lainnya. Hal ini seperti menjadi karakter dasar pasien-pasien yang mengalami gangguan kecemasan.

 

Kenali diri

 

Proses pengobatan selalu melibatkan faktor psikologis dan biologis agar mendapatkan perbaikan. Obat bisa digunakan sebagai fasilitator untuk mencapai keadaaan kestabilan sistem saraf otak agar mampu mengembangkan sifat positif di dalam diri. Orang yang mengalami gejala tersebut perlu menyadari dan mengakui adanya masalah kejiwaan yang terjadi pada dirinya. Menyangkal hal tersebut malah akan mempersulit pengobatan karena akan menghambat perbaikan gejala secara psikologis.

 

Penderita disaranakan untuk meningkatkan kemampuan adaptasi diri dengan belajar cara-cara baru dalam beradaptasi dengan lingkungan yang sering kali dianggap sebagai pemicu stres. Seseorang yang  mempunyai kemampuan belajar yang baik, maka hal ini bisa didapatkan dari buku-buku dan proses psikoterapi yang mencerahkan. Sementara obat akan memfasilitasi kondisi tersebut karena kenyamanan, terutama perbaikan gejala-gejala fisik pada pasien cemas biasanya akan mempermudah pasien gangguan kecemasan untuk berpikir positif.

 

Tingkatkan Iman dan Keyakinan

Orang yang selalu ingat dan bertawakal pada Allah insya Allah tidak akan mengalami rasa cemas dan gelisah berlebih.



from DETIK INDONESIA http://ift.tt/2girfVe
via IFTTT