Fashion

Technology

Fashion

Recent Posts

Jenazah Pria ditemukan Tergeletak Di Tol Tomang KM 13 Arah Semanggi

Jenazah Pria ditemukan Tergeletak Di Tol Tomang KM 13 Arah Semanggi

November 21, 2017 Add Comment

Jenazah pria ditemukan tergeletak di Tol Tomang KM 13 arah Semanggi. Jenazah tersebut diduga adalah seorang penyeberang jalan.

Kini jenazah pria tanpa identitas tersebut telah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Korban tanpa identitas, pelaku nihil, barang bukti nihil. Sepertinya penyeberang jalan. Jenazah dibawa ke RSCM,” kata petugas Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya Bripda Ardityo ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (22/11/2017).Pria tersebut pertama kali ditemukan oleh pengguna jalan yang melintas di dalam Tol Tomang. Kemudian pengguna jalan tersebut melapor ke petugas tol di gerbang Slipi 2.

Ketika petugas tiba di lokasi, pria tersebut ditemukan dalam kondisi tewas. Korban mengalami luka-luka di bagian tubuhnya.

“Kronologisnya, pengguna jalan melintas dan melihat ada orang tertelungkup di lajur satu dalam kondisi berlumur darah. kemudian pengguna jalan melapor ke petugas gerbang Slipi 2. Oleh petugas diteruskan ke Induk Jaya 1. Kemudian diarahkan kijang 962 ke TKP. Dan benar ditemukan seorang laki-laki sudah hancur beberapa bagian tubuhnya tergeletak di Tol Dalkot Km 13 A arah timur,” urai Ardityo.

Dia mengatakan saat ini kondisi lalu lintas di Tol Tomang lancar. “Kondisi lalu lintas lancar,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, jenazah tersebut ditemukan pada hari ini sekitar pukul 01.51 WIB. TMC Polda Metro Jaya mengunggah informasi dan gambar lewat akun Twitternya. Jenazah tersebut telah dibungkus oleh kantong jenazah. Terlihat petugas melakukan evakuasi terhadap jenazah itu



from Berita Polisi http://ift.tt/2jdl85G
via IFTTT
Polres Metro Jakarta Selatan Laksanakan Operasi Bina Kusuma Jaya 2017

Polres Metro Jakarta Selatan Laksanakan Operasi Bina Kusuma Jaya 2017

November 21, 2017 Add Comment

JAKARTA – Kasiwas Restro Jak Sel melaksanakan Himbauan dan Sosialisasi Pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Jaya 2017 bergabung dengan anggota Binmas.
Pelaksanaan dilaksanakan di Pintu keluar Terminal Blok : M Kebayoran Baru Jakarta Selatan,Senin (21/11/2017) pukul 09.00 Wib.

Kasiwas Kompol Agus Prayitno dalam himbauannya mengatakan,Mari kita cegah dan hentikan bersama segala bentuk perilaku premanisme guna menciptakan rasa aman menuju masyarakat yang Berkeadilan.

Adapun Operasi Bina Kusuma Jaya 2017 ini meliputi sasaran,Premanisme,Pemalakan,
Intimidasi,Copet,Begal,Jambret,Pemerasan,Penindasan,balap liar,Penguasaan Lahan tanpa Hak.

Bentuk Himbauanya yang di sampaikan Kasiwas Kompol Agus Prayitno,Memasang Spanduk,Membagikan Selebaran,
Memberikan himbauan langsung kepada,
Masyarakat yang Sedang menunggu Bus Way,Para Penumpang angkutan Umum.

Sumber: Kasiwas Kompol Agus Prayitno.



from Berita Polisi http://ift.tt/2mPUyED
via IFTTT
Kapolda Jatim Turun Langsung Ke Polres Bojonegoro Berikan Penghargaan Kepada Bhabinkamtibmas

Kapolda Jatim Turun Langsung Ke Polres Bojonegoro Berikan Penghargaan Kepada Bhabinkamtibmas

November 21, 2017 Add Comment

Bojonegoro – halodunia.co – Kapolda Jawa Timur (Jatim) Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Machfud Arifin, pada Selasa (21/11/2017) siang, turun langsung ke Polres Bojonegoro untuk memberikan reward (penghargaan) kepada Bhabinkamtibmas Desa Panjunan Aiptu Zainal Arifin yang sekaligus menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Kalitidu.

Pemberian reward dilaksanakan di depan halaman Mapolres Bojonegoro dengan dihadiri dan disaksikan oleh Pejabat Utama Polda Jatim, Forpimda Kabupaten Bojonegoro dan seluruh anggota Polres Bojonegoro.

Aiptu Zainal Arifin dinilai berprestasi lantaran dalam bertugas beliau juga mengedepankan sisi kemanusiaan, seperti yang telah diberitakan sebelumnya oleh website Polri maupun media online lain diantaranya, “Tiada Hari Tanpa Santunan Anak Yatim” yang dilakukan dengan menyantuni anak yatim dan anak kurang mampu yang masih duduk di bangku sekolah, membuat gerakan ayo sekolah dan gerakan membaca dengan mengadakan perpustakaan keliling dengan sedikit memodifikasi motor dinas dan mobil patroli Polsek Kalitidu.

“Saya sangat bangga dengan anggota yang mampu melayani masyarakat dengan baik, anggota yang berprestasi anggota yang berbuat baik melebihi panggilan tugasnya kita berikan reward, yang melanggar pasti kita tindak. Ini menginspirasi bukan hanya pada anggota tapi pada diri saya juga,” ucap Irjen Pol Machfud Arifin.

Aiptu Zainal Arifin tidak hanya mendapatkan piagam penghargaan saja, tetapi beliau juga mendapatkan hadiah berupa sebuah sepeda motor matic yang langsung diserahkan oleh Kapolda Jatim di depan halaman Mapolres.

Usai mendapatkan penghargaan, Aiptu Zainal Arifin kepada tim kami mengaku tidak menyangka dan tidak pernah bermimpi akan mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jatim. Tidak ada niat bagi dia mendapatkan imbalan atas bantuannya yang diberikan kepada warga.

“Sebagai pengayom masyarakat, saya hanya sekedar membantu warga meringankan beban hidup dengan ikhlas,” ucap Aiptu Zainal.

Diceritakan sekilas oleh Aiptu Zainal bahwa, awalnya beliau merasa prihatin melihat kondisi anak anak yatim yang masih punya niat belajar, yang berangkat dengan tas yang kurang layak. Sehingga timbulah empatinya untuk membantu dan menyantuni mereka.

Dalam beberapa hari terakhir kegiatan Aiptu Zainal yang menjadi viral di media online lokal maupun nasional adalah kegiatan kesehariannya yang mengantar anak cacat semenjak lahir berangkat dan pulang sekolah.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2jKsXn6
via IFTTT
Polres Jakarta Pusat Menangkap Dua Bandar Ganja Jaringan Aceh – Jakarta

Polres Jakarta Pusat Menangkap Dua Bandar Ganja Jaringan Aceh – Jakarta

November 21, 2017 Add Comment

JAKARTA – Dua bandar ganja jaringan Aceh-Jakarta diringkus di wilayah Jakarta Timur. Keduanya bernama berinisial (TT) dan ( A)

“Keduanya memasok 66 kilogram (kg) ganja kering ke Jakarta”,kata Kombes Pol Suyudi Ario Seto

“Modus pengedaran ganja kedua pelaku ini menargetkan kawasan padat tawuran Menteng Tenggul‎un, Jakarta Pusat,” ucap Kombes Pol Suyudi di Mapolres Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2017).

“Kami langsung menggerebek sebuah rumah milik UD di wilayah Menteng Tenggulun, dan kami dapatkan perempuan berinisial IT. Saat diperiksa, dia mengaku dapat narkoba dari salah satu pelaku, berinisial (TT),” kata Kombes Pol Suyudi Ario Seto.

Pelaku ‎(T) ditangkap di wilayah Utan Kayu dengan barang bukti empat kardus besar berisi 52 bal narkoba jenis ganja dengan total 52,61 kilogram.

“Pelaku (T) ini dapat ganja itu dari seseorang berinisial (A) di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Kami langsung menangkap (A) dengan menyita satu kardus ganja dengan berat 14 kilogram,” kata Kombes Pol Suyudi Ario Seto.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto mengimbau kepada anak-anak remaja agar tidak mencoba-coba dan orang tua juga harus membentengi anaknya agar tidak terjebak dalam pusaran barang haram itu. Ia tambahkan bahwa penangkapan kedua pelaku tersebut, bisa menyelamatkan nyawa ribuan orang.

“Para pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman kurungan 20 tahun,” ucap Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto



from Berita Polisi http://ift.tt/2zmwuPn
via IFTTT
Operasi Nila Jaya 2017 Polres Metro Jakarta Timur Ungkap Kasus Narkotika

Operasi Nila Jaya 2017 Polres Metro Jakarta Timur Ungkap Kasus Narkotika

November 20, 2017 Add Comment

JAKARTA – Polres Metro Jakarta Timur dalam rangka “Operasi NILA JAYA 2017” mengungkap penyalahgunaan Narkotika,Jl. Bekasi Timur V No.25 Kel: Cipinang Besar Utara Kec: Jatinegara Jakarta Timur (di kos kosan 88 lt.22),Jumat (16/11/2017) pukul 20.00 Wib

Tersangka berinisial (A) als ARAY als Tria als Bange,adapun barang bukti yang diamankan 5 (lima) paket sabu berat bruto 21,46 gram,modus yang di lakukan Pelaku kedapatan menyimpan, menguasai , memiliki atau Menyediakan Narkotika jenis Sabu yg disimpan didalam bungkus minuman teh Sosro.Saksi yang ada saat kejadian di TKP ,Jomingus,Vincen dan Mukis Hamidi

Sumbe: Kompol Wasiem Kasubag Humas Polres Jakarta Timur



from Berita Polisi http://ift.tt/2zUxGJy
via IFTTT
Akses Anak Alasan Suami Tidak Mau Cerai Walau Sudah Berselingkuh

Akses Anak Alasan Suami Tidak Mau Cerai Walau Sudah Berselingkuh

November 20, 2017 Add Comment

Warganet dihebohkan dengan aktris Jennifer Dunn yang dilabrak oleh Shafa Harris, anak Faisal Harris, laki-laki yang kerap disebut berselingkuh dengan Jennifer Dunn.

Tindakan Shafa pun diketahui sang Ibu yang dihubungi Faisal pasca kejadian tersebut. Sarita pun membenarkan soal kabar perselingkuhan suaminya tersebut. Sarita Abdul Mukti mengaku sudah melayangkan gugatan cerai kepada sang suami, Faisal Harris. Dalam satu kesempatan, Sarita mengatakan sang suami enggan menceraikannya walau Sarita sudah meminta. Menurut Sarita alasan utama tindakan suaminya itu adalah karena anak.

Psikolog Anna Margaretha Dauhan mengatakan anak memang paling sering menjadi alasan yang digunakan suami untuk tidak bercerai padahal sudah memiliki wanita lain sebagai simpanan. “Bagi pihak yang berselingkuh, biasanya ada hal yang tidak mau dilepas dari hubungan dengan istri pertama. Misalnya, akses ke anak,” kata Anna Margaretha Senin 20 November 2017.

Selain itu, penyebab lain seorang suami yang berselingkuh tidak mau menceraikan, karena tidak terasanya konsekuensi negatif atas perbuatannya.

“Kadang – kadang pihak suami tidak mau menceraikan karena dari istri juga kurang tegas dengan batasan atau limit yang ditetapkan,” kata Anna Margaretha.

Ia mencontohkan sampai kapan akan menoleransi dan apa batasan perilaku yang tidak dapat diterima. “Dan yang terpenting, hal itu semua sudah dikomunikasikan dengan suami,” katanya.Anna Margaretha mengatakan memang diperlukan keberanian dan konsistensi untuk menerapkan konsekuensi dari pelanggaran atas batasan tersebut. “Kalau memang kesepakatannya adalah selingkuh berarti cerai, maka harus konsisten menerapkan. Kecuali jika ada perjanjian atau kesepakatan lain,” kata Anna Margaretha.



from DETIK INDONESIA http://ift.tt/2zoLIn5
via IFTTT
Kuda Delman Terluka di Sarinah

Kuda Delman Terluka di Sarinah

November 20, 2017 Add Comment

Kuda delman yang terperosok lubang di dekat Sarinah, Jakarta Pusat pada Minggu (19/11/2017) mengalami patah tulang kaki yang sangat parah.

Sayangnya, dengan keterbatasan peralatan medis di Indonesia, nyawa kuda tersebut tak dapat diselamatkan. Hidupnya berkahir di jalan beraspal yang keras dan panas.

Dokter kuda TNI AD Mayor (Ckm) drh Joko Suranto mengungkapkan, setelah Jakarta Animal Aid Network (JAAN) mengunggah soal kuda tersebut di media sosial, dirinya bersama dengan APM Equestrian Centre langsung ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan.

“Namun pas di tengah jalan kami mendapatkan info bahwa kuda tersebut mengalami patah tulang kaki depan kanan dan dibawa ke kandangnya di daerah Kemanggisan,” ucap Joko, saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/11/2017).

Setelah sampai Kemanggisan, satu-satunya dokter kuda di TNI AD tersebut diberitahukan bahwa pemiliknya hendak membawa kuda itu ke tempat penyembelihan lantaran patah tulang kakinya tidak bisa disembuhkan.

Karena tidak tega, akhirnya kuda tersebut dibeli oleh dua donatur yang patungan sehingga tidak jadi disembelih.

Namun, patah tulang kakinya tidak bisa ditangani sehingga sangat menyakitkan bagi kuda tersebut. Untuk mengurangi penderitaannya, kuda putih itu terpaksa disuntik mati.

“Kuda itu kita beli karena patah tulang yang sangat parah dan tidak mungkin kita operasi karena keterbatasan alat di Indonesia maka yang bisa kita lakukan adalah suntik mati atau euthanasia sesuai dengan animal welfare atau kesejahteraan kuda untuk mengurangi penderitaan kuda tersebut,” jelas Joko.

Kuda tersebut kemudian dikuburkan di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Tangerang.

Dengan adanya kasus ini, pendiri JAAN Femke den Haas kembali mengingatkan betapa jalanan di Ibu Kota sudah tak ramah untuk kuda.

Karena tidak tega, akhirnya kuda tersebut dibeli oleh dua donatur yang patungan sehingga tidak jadi disembelih.

Namun, patah tulang kakinya tidak bisa ditangani sehingga sangat menyakitkan bagi kuda tersebut. Untuk mengurangi penderitaannya, kuda putih itu terpaksa disuntik mati.

“Kuda itu kita beli karena patah tulang yang sangat parah dan tidak mungkin kita operasi karena keterbatasan alat di Indonesia maka yang bisa kita lakukan adalah suntik mati atau euthanasia sesuai dengan animal welfare atau kesejahteraan kuda untuk mengurangi penderitaan kuda tersebut,” jelas Joko.

Kuda tersebut kemudian dikuburkan di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Tangerang.

Dengan adanya kasus ini, pendiri JAAN Femke den Haas kembali mengingatkan betapa jalanan di Ibu Kota sudah tak ramah untuk kuda.

JAAN dan sejumlah organisasi atau komunitas pencinta satwa lainnya menolak wacana Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno untuk mengizinkan delman kembali beroperasi di Monas.

JAAN khawatir kuda-kuda tersebut dipaksa kerja rodi, apalagi belum ada standard operating procedure (SOP) untuk delman atau andong.

“Kuda bukan mesin, seharian dia disuruh kerja tidak ada SOP. Mereka bekerja dipaksa enggak ada jam istirahatnya, enggak ada waktu pasti kapan dikasih air dan tempat berteduh, pengobatan juga enggak ada buat mereka,” pungkas Femke.



from DETIK INDONESIA http://ift.tt/2z78c7X
via IFTTT