Fashion

Technology

Fashion

Recent Posts

Kapolres Gresik Jadi Nara Sumber Rakor DPD LDII Di Kab Gresik

Kapolres Gresik Jadi Nara Sumber Rakor DPD LDII Di Kab Gresik

May 20, 2018 Add Comment

Kapolres Gresik Jalin Silaturahmi LDII Gresik Kokohkan Persatuan Dalam Melawan Radikalisme dan Terorisme.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro., SH., SIK.,M.Si menjadi nara sumber dalam Rapat koordinasi DPD LDII Kab Gresik. Rakor di laksanakan pada Kantor Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Gresik, Minggu (20/5/2018) Digedung DPD LDII Kabupaten Gresik Jln. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 750.

Kapolres bersama Kasat Intelkam AKP Yuli Riyanto didaulat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi tersebut terkait dengan perkembangan terorisme secara nasional. Yang bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antar ormas Islam di Kabupaten Gresik, sehingga mampu menjadi mitra Polri dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap kelompok kelompok radikal dan teror yang ada ditengah tengah masyarakat.

“ kita tingkatkan sinergi dengan LDII agar mampu membantu Polri dalam melaksanakan pemantauan dan pengawasan kelompok- kelompok teroris serta bila ada aksi-aksi serupa bisa terdeteksi sejak dini.” kata Kapolres Gresik.

KH. Abdul Muiz Zukri., SE., SH., MM selaku ketua DPD LDII Kabupaten Gresik mengatakan rasa bela sungkawa atas musibah yang menimpa gugurnya anggota Polri serta menjelaskan bahwasannya tindakan yang dilakukan para terduga teroris tersebut tidak dibenarkan dalam islam, bahkan Islam adalah agama yang penuh kasih sayang.

Lebih lanjut, KH. Abdul Muiz mengaku akan bersama pihak Kepolisian bahu-membahu menjaga ketentraman hidup bermasyarakat. Dengan cara mengajarkan akhlakul karimah kepada jamaahnya, belajar banyak tentang ilmu Al qur’an dan Al Hadist dan bisa berbudi luhur terhadap sesama.

Di akhir kunjungan, Kapolres juga menitip pesan kepada pengurus LDII, supaya ikut menjaga ketenteraman masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan umat beragama dengan saling menjaga kekompakan dan rasa empati terhadap sesaama, bisa berpartisipasi aktif dalam Pilkada yang akan datang dengan ikut berperan dalam menjaga keamanan wilayah.

“Jangan sampai terjadi, ketika ada gesekan di masyarakat terkait permasalahan Pilkada kemudian ditumpangi oleh aksi-aksi teroris. Sehingga masyarakat yang menjadi korban, semoga semua berjalan lancar dan damai,” ungkap Kapolres Gresik.

Polres Gresik mempunyai tim elit URC Black Panther yang siap dalam melakukan pengamanan wilayah Gresik agar tetap aman dan kondusif. Kegiatan patroli wilayah serta cipta kondisi akan rutin dilakukan selama bulan Ramadhan ini hingga pada Pilkada Jatim 2018 dimulai.

“upaya preventif terus digerakan agar mempersempit ruang orang tidak bertanggungjawab yang ingin memecah belah persatuan bangsa” tutup Kapolres Gresik.



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2kdztjk
via IFTTT
Ngabuburit Tidak Bermanfaat Bagi Puasa Kita, Benarkah?

Ngabuburit Tidak Bermanfaat Bagi Puasa Kita, Benarkah?

May 20, 2018 Add Comment

Detik.in – Dari berbagai refrensi, kata ngabuburit berasal dari bahasa Sunda, artinya kurang lebih menunggu saat berbuka puasa. Padahal kata dasarnya sendiri sesungguhnya tidak ada hubungannya dengan puasa. Burit berarti sore. Ngabuburit berarti menunggu sore. Karena buka puasa dilakukan di sore hari (maghrib) maka akhirnya ngabuburit pun dipersempit artinya menjadi: menunggu saatnya buka puasa.

 

Istila ngabuburi berasal dari bahasa Sunda dengan akar kata “burit” yang artinya sebua representasi waktu yang menunjukkan mulainya malam hari.

Nah sekarang istilah ngabuburit sudah dipakai oleh semua orang yang mengartikan nya sebagai kegiatan mengisi waktu sampai tiba saatnya berbuka puasa.

 

Sejak kapan aktivitas ngabuburit mulai dilakukan orang? Tidak ada yang tahu secara pasti. Tapi kemungkinan besar sejak orang berpuasa di bulan Ramadhan, karena kegiatan ini memang tujuannya untuk perintang-rintang waktu, biar nggak bosen nunggu waktu buka puasa.

 

Bahkan tren ini menjadi sebuah tradisi yang tak bisa dilepaskan dari bulan Ramadan. Beragam kegiatan dilakukan selama ngabuburit,mulai dari kegiatan positif hingga kegiatan negative.

 

Banyak kegiatan yang dilakukan sebagai pengisi waktu di sore hari alias ngabuburit. Salah satunya misalnya program pesantren kilat yang digelar selama bulan Ramadhan. Kebanyakan memang dilakukan di sore hari. Sambil ngabuburit, sekaligus juga dapat tambahan ilmu keagamaan.

 

Tapi banyak juga aktivitas ngabuburit yang tidak ada kaitan langsung dengan nuansa keagamaan. Ya, ini sih benar-benar sekedar perintang-rintang waktu. Bisa jalan-jalan, bisa nongkrong di taman kota, baca buku, atau yang lainnya. Silakan pilih sendiri.

 

Sebetulnya memang tidak ada aturan yang mengatur kegiatan apa saja yang boleh dilakukan pada saat ngabuburit. Hanya saja, jangan sampai kegiatan ngabuburit ini mengurangi nilai ibadah puasa kita. Ngabuburit hanyalah aktivitas tambahan pada saat menjalankan ibadah puasa.Tujuannya agar kita tidak bosen menunggu saat buka puasa. Yang namanya aktivitas tambahan tentu tidak boleh mengalahkan aktivitas utama.

 

Fenomena ngabuburit yang salah kaprah  tentu tidak boleh dibiarkan saja. Sebab, dengan membiarkan tradisi ini memasyarakat sama artinya dengan melegalkan generasi yang akan datang untuk me- nginterpretasikan bahwa ngabuburit adalah bagian dari manfaat puasa.

Tak hanya itu, para remaja pun akan dibuat malas karena terbiasa menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal sesungguhnya Islam tak pernah mengajarkan menunggu buka puasa dengan bersenang senang, berpacaran dan menyia nyiakan waktu. Untuk itu, perlu peran serta keluarga, pemerintah, ulama dan semua elemen masyarakat meluruskan fenomena ini. .

 

Pada intinya ngabuburit boleh dilakukan tapi denga catatan tidak mengabaika waktu dan dilakukan untuk kegiatan positif. Berikut diantaranya kegiatan ngabuburit yang diajarkan Islam, yakni mendengarkan ceramah agama,berzikir, membaca Al- Qur’an,membagi panganan (sedekah) untuk buka puasa kepada tetangga atau kerabat dekat. Media massa pun harus mendukung kegiatan positif ngabuburit. Puasa tidak sekedar menahan haus dan lapar saja, sebab Islam juga mengatur rukun puasa,manfaat puasa,keutamaan puasa, yang membatalkan puasa sampai adab berpuasa. Karena itu, peran mediamassa sangat besar untuk mengingatkan masyarakat bahwa ngabuburit itu tidak bermanfaat bagi puas kita .

 

Sumber : Berbagai refrensi online



from DETIK INDONESIA https://ift.tt/2rXrxqH
via IFTTT
Keistimewaan Sholat Tarawih Di Bulan Suci Ramadhan

Keistimewaan Sholat Tarawih Di Bulan Suci Ramadhan

May 19, 2018 Add Comment

Malam ke – 1 : Siapa yang shalat tarawih pada malam pertama dihapus dosa seorang mu’min seperti ketika ia dilahirkan.

Malam ke – 2 : Shalat tarawih pada malam kedua diampuni dosa dirinya dan kedua orang tuanya, jika keduanya mu’min.

Malam ke – 3 : Semua malaikat yang berada di bawah Arsy menyeru, “Perbanyaklah amalmu….!!!

Malam ke – 4 : Allah akan memberikat pahala sebagaimana pahala orang yang membaca Taurat, Injil, Zabur juga Al Qur’an.

Malam ke – 5 : Allah SWT memberinya pahala seperti pahala Sholat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjid Aqsho.

Malam ke – 6 : Allah SWT memberinya pahala Thawaf di Baitul Makmur dan dimintakan ampun baginya oleh setiap batu, pasir dan benda yang berada disana.

Malam ke – 7 : Seakan – akan ia hidup pada zaman Nabi Musa AS dan membelanya dari Fir’aun & Hamman.

Malam ke – 8 : Allah SWT memberinya pahala seperti pahala apa yang diberikan kepada Nabi Ibrohim AS.

Malam ke – 9 : Seakan – akan ia telah beribadah kepada Allah SWT seperti ibadahnya Nabi Muhammad SAW.

Malam ke – 10 : Allah SWT memberinya Rizki dan kebaikan di dunia dan akhirat.

Malam ke – 11 : Apabila ia meninggal dunia, seperti dilahirkan dari ibunya.

Malam ke – 12 : Ia datang pada hari kiamat dengan wajah berseri – seri seperti bulan purnama.

Malam ke – 13 : Ia datang pada hari kiamat, selamat dari kejahatan (kejelekan)

Malam ke – 14 : Malaikat menyaksikan bahwa pada sesungguhnya orang tersebut telah Sholat Tarawih maka pada hari kiamat kelak Allah SWT tidak akan menghisabnya.

Malam ke – 15 : Malaikat penopang Arsy dan kursi membaca sholawat untuknya.

Malam ke – 16 : Allah SWT mencatat baginya akan dibebaskan dari dari api neraka dan masuk surga.

Malam ke – 17 : Diberikannya pahala seperti pahala para Nabi.

Malam ke – 18 : Ia dipanggil oleh malaikat, “Hai hamba Allah, ketahuilah bahwa Allah meridloimu & kedua orang tuamu”.

Malam ke – 19 : Allah mengangkat derajatnya hingga derajat orang – orang yang ada di surga firdaus.

Malam ke – 20 : Dia diberi pahala para syuhada’ & orang – orang sholeh.

Malam ke – 21 : Allah SWT membuatkan baginya sebuah istana di surga dari cahaya.

Malam ke – 22 : Pada hari kiamat nanti, selamat dari kesulitan dan kesusahan.

Malam ke – 23 : Allah SWT membangun baginya sebuah kota di surga.

Malam ke – 24 : Dua puluh empat (24) permintaanya dikabulkan Allah SWT.

Malam ke – 25 : Allah SWT mengangkatnya dari siksa kubur.

Malam ke – 26 : Allah SWT mengangkat baginya pahala empat puluh tahun (40 th)

Malam ke – 27 : Ia akan melewati jembatan Shorotul Mustaqim pada hari kiamat kelak seperti kilat menyambar.

Malam ke – 28 : Allah SWT mengangkat baginya seribu (1000) derajat di surga.

Malam ke – 29 : Allah SWT akan mengkaruniakan kepadanya pahala seribu haji yang mabrur.

Malam ke – 30 : Allah SWT akan memberi penghormatan kepada orang yang bertarawih pada malam terakhir dengan firman-Nya (yang bermaksud) : “Wahai Hambaku, …! makanlah segala jenis buah – buahan yang engkau inginkan untuk dimakan di dalam surga dan mandilah kamu di dalam sungai yang bernama salsabil serta minumlah air dari telaga yang dikaruniakan kepada Nabi Muhammad SAW bernama Al-Kautsar.



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2IQN666
via IFTTT
Gugatan Hanura Kubu Daryatmo Ditolak PTUN

Gugatan Hanura Kubu Daryatmo Ditolak PTUN

May 18, 2018 Add Comment

JAKARTA – Gugatan Hanura kubu Daryatmo dan Sarifudin Sudding, resmi ditolak oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Keputusan PTUN yang menolak gugatan Kubu Sudding yang menggugat surat keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM soal pengesahan kepengurusan Hanura kubu Oesman Sapta Odang (OSO) itu keluar pada Kamis (17/5/2018) pagi kemarin. Dari rilis yang dikeluarkan oleh DPP Hanura, diketahui bahwa Majelis Hakim yang diketuai Joko Setiono, SH.MH itu menolak perkara dengan No: 12/FP/PTUN.JKT yang diajukan oleh Hanura kubu Sudding.
Dengan keluarnya putusan tersebut, maka kepengurusan dibawah Ketua Umum Partai Hanura saat ini, Oesman Sapta Odang (OSO) adalah kepengurusan yang sah. Putusan PTUN tersebut juga memperkuat Surat Keputusan Kemenkumhan kubu OSO. Dengan putusan itu juga, maka PTUN memastikan jika SK Kepengurusan yang diterbitkan Kemenkumhan belum resmi dicabut. “Sehingga segala kegiatan resmi Partai Hanura yang sah adalah yang dipimpin oleh Ketum Dr. Oesman Sapta Odang dan Sekjen Herry Lontung Siregar,” demikian yang dikutip dari rilis yang ditandatangani Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Hanura, Dr. Dodi S. Abdulkadir, SH.MH.
Keluarnya putusan PTUN tersebut, juga dibenarkan oleh Ketua DPD Hanura Jatim H.Kelana Aprilianto. “Iya benar, karena itu kita perlu menyampaikan ini, supaya masyarakat mengetahui. Supaya kader-kader kita yang bekerja di daerah, jangan terpengaruh oleh berbagai macam pemberitaan yang simpangsiur,” kata Mas Kelana sapaan akrabnya. Kelana juga mengatakan, putusan PTUN tersebut telah membuat Partai Hanura kubu OSO siap menghadapi dan memenangkan Pemilu 2019.
Pasalnya, putusan ini semakin memberikan legitimasi yang sah atas kepengurusan Partai Hanura yang dipimpin oleh Ketua Umum OSO dan Sekjen Herry Lontung Siregar. “Karena itu kita minta pada kader untuk tetap bekerja seperti biasa, dan tetap progresif di dalam mempersiapkan diri untuk pemilu 2019. Ini penting karena sekarang dalam proses pencalegan,” terang Mas Kelana. Politikus asal Pasuruan tersebut berharap, dengan adanya putusan PTUN itu semua kader Hanura semakin kokoh mempersiapkan kerja politik menghadapi pemilu legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) pada 2019 mendatang. (rbt)



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2L9PxyZ
via IFTTT
Berdoalah Menyambut Ramadhan

Berdoalah Menyambut Ramadhan

May 17, 2018 Add Comment

Mu’alla bin al-Fadhl rahimahullah berkata :

كَانُوْا يَدْعُوْنَ اللّٰهَ تَعَالَى سِتّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يُبَلِّغَهُمْ رَمَضَانَ وَيَدٔعُوْنَهُ سِتَّةَ أَشٔهُرٍ أَنْ يَتَقَبَّلَ مِنٔهُمْ

“Dahulu (para salaf) mereka berdoa selama 6 bulan agar mereka dipertemukan dengan bulan Ramadhan dan berdoa setelahnya 6 bulan agar amal ibadah mereka diterima” (Lathaa’iful Ma’aarif hal 148)

Diantara mereka seperti Yahya bin Abi Katsir (wafat 129 H) rahimahullah yang berdoa :

اَللّٰهُمَّ سَلِّمْنِيْ إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِيْ رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّيْ مُتَقَبَّلًا

“Ya Allah, sampaikanlah aku kepada bulan Ramadhan, dan sampaikanlah bulan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amalku” (Lathaa’iful Ma’aarif hal 158)

Abdul Aziz bin Abir Rawwad al-Azdi al-Makki (wafat 159 H) rahimahullah berkata :

كان المسلمون يدعون عند حضرة شهر رمضان :

اللَّهُمَّ أَظَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي،

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ صَبْرًا واحتِسَابًا،

وَارْزُقْنِي فِيهِ الْجدّ والاجتِهَادَ وَالْقُوَّةَ وَالنَّشَاطَ،

وَأَعِذْنِي فِيهِ مِنَ السآمَةِ وَالفَتْرة وَالْكِسَلِ وَالنُّعَاسِ،

وَوَفِّقْنِي فيهِ لِلَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَاجْعَلْهَا خَيْرًا لِي مِنْ أَلْفِ شَهْرِ

Dahulu kaum muslimin berdoa di saat bulan Ramadhan tiba :

Ya Allah, Ramadhan telah menghadap dan hadir. Karenanya, cerahkanlah Ramadhan untukku, dan sampaikanlah aku kepadanya, dan selamatkanlah aku (dari segala penghalang darinya) di bulan Ramadhan, serta terimalah amal-amal Ramadhan dariku…

Ya Allah, anugerahilah aku berpuasa padanya, dan sholat malam padanya, karena sabar dan mencari pahala. Anugerahilah aku padanya kegigihan, kesungguhan, kekuatan, dan semangat…

Lindungilah aku padanya dari rasa bosan, lemah semangat, malas, dan mengantuk…

Berilah aku taufik pada bulan itu untuk mendapatkan Lailatul Qadar, dan jadikanlah malam itu lebih baik bagiku dibandingkan 1000 bulan…

(Ath-Thabrani dalam ad-Du’aa no. 914, Abul Qasim al-Ashbahani dalam at-Targhib wat Tarhib no. 1784, dan Abdul Ghani al-Maqdisi dalam Akhbar ash-Shalah no. 129, sanadnya hasan sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh DR. Muhammad Sa’id al-Bukhari dalam tahqiq-nya terhadap Kitabud Du’aa hal 1227)

Kenapa mereka berdoa seperti itu…?

Karena mereka tahu keutamaan, keistimewaan dan kelebihan Ramadhan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya…

Karena mereka sangat rindu dan ingin kembali merasakan kenikmatan, kelezatan dan manisnya beribadah selama Ramadhan…

Karena mereka ingin mendapatkan ampunan dari segala dosa-dosa, sebagaimana bayi yang baru lahir dari kandungan ibunya…

Maka berdoalah menyambut Ramadhan…

✍️ Ustadz Najmi Umar Bakkar



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2k8NGhf
via IFTTT
Sosialisasi Di Kampungnya, Imaculata Ceritakan Perjuangan Hidupnya

Sosialisasi Di Kampungnya, Imaculata Ceritakan Perjuangan Hidupnya

May 13, 2018 Add Comment

Rawa Seneng, Kandangan, Temanggung – Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait bersama Komisioner Bidang Sosialisasi dan Pemenuhan Hak Anak, Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd, M.Si. melakukan Kunjungan Kerja di Desa Rawa Seneng yang disambut langsung Kepala Desa Rawa Seneng, Sri Astuwidi Subagyo, dan Warga Dusun Rawa Seneng, Desa Ngemplak, Kecamatan Kamdangan, Kabupaten Temanggung dengan menyiapkan acara sedemikian rupa dan menyiapkan Campur Sari, Wayangan, Calung, Band Kus Plus Remaja Rawa Seneng.

Dalam kesempatan tersebut Komnas Anak melakukan Sosialisasi tentang Hak Anak dan Pentingnya Pendidikan, Arist Merdeka Sirait berpesan agar anak-anak di Rawa Seneng tetap mendapatkan hak pendidikan, dan stop pernikahan dibawah umur (pernikahan dini).

Sementara itu Komisioner Komnas Anak yang juga Bunda Anak Autis Indonesia bercerita masa kecilnya yang penuh perjuangan dan menginspirasi, menurut wanita yang akrab disapa Bunda Ima ini dulu perjuangannya untuk mencapai pendidikan hingga menjadi Doktor dan menjadi seperti sekarang bukanlah mudah. “Saya waktu kecil tidak seperti kalian sekarang, dulu Saya ingin sekolah saja susah harus kerja keras, saya inget dulu Saya suka tadi kopi mambu (basi-red), kalian tidak kan???, Saya anaknya Mbok Sak dari sinu asli namun bisa kuliah keluar negeri sambil kerja, saat pagi kuliah pulangnya saya cuci piring sehingga dapet uang yang buat biaya kuliah dan hidup di luar negeri”, kenang Bunda Ima.

Tak hanya itu, Imaculata juga menceritakan bahwa waktu sekolah SMA di Jakarta dirinya menjadi pembantu. ” Waktu SMA Saya menjadi pembantu, tapi Saya bukan wanita cengeng dan tidak pernah mengeluh, menjadi pembantu sampai Saya lulus SMA, disini tidak ada kan yang sekolah sambil jadi pembantu??? Siapa yang mau jadi Doktor?? siapa yang mau jadi Presiden?? Saya yakin kalian pasti bisa, semoga nanti Saya mendengar anak Rawa Seneng sukses”, tanda Bunda Ima membakar semangat anak-anak dan Warga Rawa Seneng.

Sebelumnya pagi buta Arist Merdeka Sirait diajak Bunda Ima untuk mengunjungi beberapa Lansia yang biasa disantuni Bunda Ima dengan memberikan pesanan kebutuhan pada Lansia butuhkan seperti handuk, jaket, selimut, sarung dan alat bantu dengar untuk anak tuna rungu.

Acara yang dilaksanakan Minggu, Tanggal 13 Mei 2018 ini juga dihadiri Camat Kandangan, Samsul Hadi, S.Sos, MT, Kapolsek Kandangan IPTU Achirul Yahya dan Danramil 08 Kandangan Kapten Kav Rusgiyanto. Diakhir acara diserahkan Imaculata Award untuk Kepala Desa dan Penghargaan Komnas Anak kepada Kepala Desa, Kepala Dusun sebagai Dusun Ramah Anak dan Para Guru dan SD Fatima sebagai Guru Penuh Pengabdian.(Zandre)



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2KlNaaL
via IFTTT
Sejarah Candi Borobudur dan Misteri Angka 1

Sejarah Candi Borobudur dan Misteri Angka 1

May 12, 2018 Add Comment

Bentuknya megah dan detail arsitektur yang unik membuat semua orang ingin mengunjungi Candi terbesar di dunia yang berada di propinsi Yogyakarta ini. Borobudur merupakan salah satu tempat wisata, yang sekaligus juga sebagai warisan sejarah dan budaya Indonesia yang sudah terkenal sampai ke seluruh dunia.

Kamu penasaran dengan ceritanya? simak terus yuk..

Candi Borobudur mencuri perhatian dunia sejak HC cornelius menemukan lokasinya. Atas perintah Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814, pekerjaan menggali lokasi yang diduga monumen besar ini dimulai. Lalu dilanjutkan oleh Hotman, salah satu pejabat pemerintah Hindia Belanda pada waktu itu. Tak ketinggalan para arkeologpun berlomba lomba mencari tahu asal-usul candi Budha terbesar didunia ini.

Diperkirakan dibangun pada tahun 750 Masehi oleh kerajaan Syailendra, yang memang menganut agama Budha. Pembangunan Candi Borobudur sangat misterius, karena manusia pada abad ke 7 belum mengenal perhitungan arsitektur yang tinggi. Tetapi Borobudur sudah dibangun dengan menggunakan perhitungan arsitektur yang sangat maju ,hingga kini tidak satu pun yang dapat menjelaskan bagaimana cara pembangunan dan sejarah candi Borobudur ini secara riil.

Salah satu pertayaan yang membuat para peneliti penasaran adalah dari mana asal batu-batu besar yang ada pada Candi Borobudur, dan bagaimana menyusunnya dengan presisi dan yang sangat rapih. Ada yang memperkirakan batu itu berasal dari gunung Merapi, namun bagaimana membawanya dari gunung Merapi menuju lokasi candi? mengingat lokasinya berada di atas bukit.

Candi borobudur memiliki 72 stupa yang berbentuk lonceng ajaib. Stupa terbesar terletak di puncak candi, sementara yang lain mengelilingi stupa hingga kebawah. Ketika ilmuwan menggambar denah candi Borobudur, mereka menemukan pola-pola aneh yang mengarah pada fungsi Borobudur sebagai jam matahari. Jarum jam yang berupa bayangan stupa yang besar dan jatuh tepat di stupa lantai bawah. Namun belum di ketahui secara pasti bagaimana pembagian waktu yang dilakukan dengan menggunakan candi Borobudur. Ada yang mengatakan jam pada candi Borobudur menunjukan tanda kapan masa bercocok tanam atau masa panen.

Misteri Angka 1 di Candi Borobudur

Bila diamati, nagian dalam rangka arsitektur candi borobudur secara matematik ada misteri yang menarik yang mengarah pada angka satu. Beberapa bilangan yang berada di candi bila di jumlahkan angkanya akan selalu menghasilkan angka satu.Bagaimana ceritanya?

Sebelum menceritakan misteri angka satu, perlu diketahui tentang tingkatan spiritual Budha yang ada di candi Borobudur.

Tingkatan yang pertama adalah Kamadhatu, yaitu dunia yang masih di kuasai oleh kama atau nafsu rendah. Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang di buat untuk memperkuat konstruksi candi.

Tingkatan kedua adalah Rupadhatu, yaitu dunia sudah bisa membebaskan diri dari nafsu tetapi masih terikat rupa dan bentuk. Area tersebut berupa 4 pundak teras yang membentuk orang keliling yang ada pada dindingnya, dihiasi galery relief lantai yang berbentuk persegi. Pada 4 lorong itu ada 1.400 gambar relif, panjang relif seluruhnya 2,5 kilometer dengan 1.212 panel dekoratif.

Tingkatan ketiga adalah Arupadhatu, yang merupakan tingkatan tertinggi. Melambangkan ketiadaan wujud yang sempurna. Pada area ini denah lantai berbentuk lingkaran, yang menggambarkan bahwa manusia telah bebas dari segala keinginan, dari ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai Nirwana.

Dan untuk penjelasan mengenai hubungan dengan angka satu.

  • Pertama, candi Borobudur memiliki 10 tingkatan, jika dijumlahkan maka dua bilangan tersebut hasilnya adalah 1.
  • Angka satu lainnya mucul pada area Arupadhatu, adalah 4 tingkat paling atas candi. Pada tingkat pertama terdapat satu candi, tingkat kedua terdapat 16 candi, tingkat ketiga terdapat 24 candi dan tingkat ke 4 terdapat 32 candi. Jumlah seluruh candi yang berada di area Arupadhatu adalah 73 buah, jika di jumlahkan 7 dan 3 hasilnya adalah 10. Lagi-lagi jumlah akhirnya adalah 1.
  • Angka satu yang terakhir muncul pada jumlah keseluruhan patung candi Borobudur, totalnya ada 505 buah patung disana. Bila angkanya di jumlahkan hasil akhirnya juga sama, yaitu 1.

Nah, itu sedikit ulasan tentang asal usul sejarah dan misteri yang melingkupi Candi Borobudur yang belum terpecahkan hingga kini. Berikutnya akan dibahas mengenai misteri lain tentang candi termegah dan terbesar yang ada di Indonesia ini.



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2rD5QvQ
via IFTTT